Google Against Paid Links
Tulisan berikut ini merupakan update, sanggahan dan tambahan terhadap tulisan saudara Cosa Aranda (In Memoriam: Link Exchange) berkenaan dengan keputusan Google untuk memerangi kegiatan Paid Links.
Jika kita kembali ke sekitar awal tahun 2000-an, mungkin masih ingat dengan maraknya teknik doorway pages untuk nge boost SEO ranking (SERP). Teknik lainnya antara lain dengan hidden text dan deceptive cloaking. Yang akhirnya dengan kemampuan crawl bot filteringnya, Google mampu mereduksi penggunaan teknik ini dan memberikan pinalti pada penggunanya.
Kemudian menyusul pada tahun-tahun berikutnya oleh Google mempopulerkan “good health link” yang memang memberikan kontribusi bagus pada hasil pencarian Google crawl bot karena pada akhirnya semua website saling ngelink pada website-website yang relevan dan menumbuhkan semangat sportifitas diantara sesama pesaing untuk topik tertentu.
Para webmaster yang peduli dengan SEO akhirnya berlomba-lomba mencari backlinks untuk website nya dari website lainnya yang topiknya relevan.
Perkembangan teknik akhirya dikembangkan sendiri oleh para pemain SEO dengan memberikan apresiasi berbeda dan menjadi ajang komersialisasi link (istilah kerennya paid links). Dimulai dengan website-website yang secara perorangan menjual link nya, sampai akhirnya pada penjualan link secara massive (Text Link Ads, Linkworth, etc).
Faktor penting yang menjadi penilaian dalam transaksi paid links ini adalah Google Page Rank yang biasanya diupdate 3 bulanan oleh Google melalui data centernya yang tersebar di berbagai server. Penilaian lain adalah dengan Alexa rank, tapi hal ini tidak terlalu berpengaruh besar terhadap nilai transaksi.
Perkembangan paid links ini ternyata memberikan implikasi buruk terhadap hasil pencarian Google karena dianggap memberikan fake link results (check fake pagerank). Dan hal inilah yang sebenarnya masih membingungkan bagi sebagian besar pemain SEO, terasa kontradiktif dengan kampanye untuk mendapatkan “good health link”
Kontradiksi sangat terasa kental pada pernyataan Google sendiri bahwa :
“Buying links in order to improve a site’s ranking is in violation of Google’s webmaster guidelines and can negatively impact a site’s ranking in search results.”
Seperti ditulis oleh Cosa Aranda, “Jika membeli link dianggap haram karena menodai hasil perhitungan PageRank, sedangkan PageRank sendiri tidak berhubungan dengan SERP, kenapa disebutkan bahwa paid link dapat mempengaruhi hasil pencarian dengan menyebut2 PR?”
Kemudian hal lain yang perlu diperhatikan adalah, bagaimana cara Google bot mengidentifikasi sebuah link yang tertaut pada satu website adalah paid links, dengan tepat?? Dengan mengidentifikasi melalu pelabelan pada links tersebut? (dengan tulisan Paid Links, Sponsored Links, etc?) Jika demikian, akan terlalu mudah bagi para pemain SEO untuk menghindarinya, bukan? Cukup dengan menghilangkan pelabelan dengan kata2 tersebut.
Yang mengerikan adalah, cara yang akhirnya dilakukan oleh Google dengan memberikan kesempatan pada publik untuk melaporkan semua kegiatan paid links melalui report form yang telah disediakan. Cara ini benar2 dapat menjadi ajang perang tersendiri bagi para pemain SEO yang berkompetisi, dengan saling melaporkan situs kompetitornya.
Memang jelas tertulis di blog Google Update on SPAM Reporting bahwa ,”Currently, we investigate every spam report from a registered user”.
Registred user disini maksudnya adalah user yang teregistrasi di Webmaster Central, dan hal itu bisa dilakukan oleh siapa saja karena membership di situs tersebut bersifat publik. Sama sekali tidak terlalu mengurangi kemungkinan terjadinya kompetisi tidak sehat dan akan sangat merepotkan sekali bagi team Google sendiri untuk menginvestigasi satu persatu semua report tersebut.
Hal simpel lain yang menjadi pertanyaan adalah, apakah Links Exchange/Reciprocal Links akan juga teridentifikasi oleh Google bot sebagai paid links (apalagi jika ada kompetitor yang melaporkan)? Sejatinya memang praktek sejenis sudah dilarang oleh Google dan sudah bukan menjadi rahasia publik lagi. Makanya agak heran dengan titel tulisan Cosa “In Memoriam: Link Exchange”
Masih panjang yang akan dibahas, mungkin kalo sempat akan dibahas pada edisi selanjutnya mengenai teknik2 yang mungkin bisa dipakai untuk memerangi perang nya Google ini
Thank you for reading this post. You can now Read Comments (12) or Leave A Trackback.
Post Info
This entry was posted on Tuesday, June 19th, 2007 and is filed under SEO, Thought, Web Development, Webbies.Pencarian untuk artikel Google Against Paid Links adalah : vidioporno indonesia (549), vidioporno (105), vidioporno indonesia gratis (42), vidioporno video (21), vidioporno gratis (17), vidioporno free (9), vidioporno video indonesia (7), free vidioporno (4), www.9vidioporno (2), isu google menghilangkan pagerank (1), tulisan paid (1), apakah itu planet49.com (1), aktifitas paid links (1), cara menurunkan alexa rank dengan doorway pages (1), cara membuat paid link (1), apa itu Planet49 (1), cara paid link (1), pengertian paid link (1), vidioporno china (1), Membuat Hidden Link (1),. You can Leave A Comment, or A Trackback.
Post Sebelumnya: Dia Yang Tlah Pergi »
Post Selanjutnya: Taufik Kiemas and Surya Paloh »
- Google PageRank Updated, Say What?? Sebenarnya malas mau posting mengenai update Google PageRank, karena sudah diberitahukan dimana-mana, anda dapat mengecek Pagerank anda disini. Dan untunglah
- No More Google PageRank? For you who feel obsessed with Google PageRank, you may shocked by recent webmaster discussion and sparked by Adam Lasnk,
- SEO Teknik Hidden Links Saya yakin banyak yang sudah mengetahui mengenai teknik Hidden Links dan pengaruh buruknya terhadap SEO. Ternyata batasan mengenai Hidden Links
- Membuat Paid Review Lebih Aman di Mata Google Lagi-lagi bahasan tentang Paid Review yang saat ini marak sekali dikupas dan dikejar dimana-mana. Berikut adalah plugin Wordpress yang
- Apakah backlink .edu/.gov berharga? Atau coba diganti pertanyaan lain.. seberharga itukah backlink dari domain berekstensi .edu dan .gov? Sama aja yah :D Singkat saja penjelasan






June 19th, 2007 14:13
thanks buat tanggapannya mas suraja, gini nih baru asik, ada yg menyanggah
soal google yg anti paid link, memang sudah bukan kabar baru. Dari alternatif solusi yg aku tulis, salah satunya bersumber dari artikelku di bulan desember 2006 yg membahas isu yg sama. Lalu knp baru skrg aku nyatakan kalo link exchange is dead? Karena memang baru minggu lalu Google mengumumkan secara resmi di blognya (serta merubah TOS mereka) mengenai urusan paid link. Jadi secara resmi juga baru minggu lalu link exchange mati
paling tidak di mata google…
July 14th, 2007 10:00
berarti ?? Link direcrtory ? link ads ?
Hah ??
Ohh tidakk ???
langsung terjunkah semuanya… menuju jebott ??!!!
TIDAKKKKK!!!!!!
wkwkwkwkwkw…..
Makin kacau dehh negh google aww…
August 1st, 2007 15:24
Salam kenal,
Bersama ini saya minta ijin utk mengutip sebagian isi artikel ini untuk di muat di blog saya : http://diarymemey.blogspot.com/. Atas perhatiannya , thx yo,….
August 1st, 2007 19:44
Sudah merupakan aturan tidak tertulis untuk membiasakan diri menulis dengan menyebutkandan memberikan backlink ke sumber tulisan. Silahkan anda jika ingin mengutip sebagian isi dari tulisan diatas, semoga membantu
August 14th, 2007 22:17
Sungguh arif nan bijak kata kata Anda.
kikikikikikik….
August 15th, 2007 14:35
[...] keeps Google in everyone’s thoughts. Google says they want to discourage link buying (read: Google Against Paid Links) , but they have effectively created the industry by valuing links in their algorithm and by [...]
October 23rd, 2007 14:23
[...] Hidden Links juga ternyata meluas sampai ke masalah Paid Links. Sampai sekarang sebenarnya hal ini masih jadi perdebatan dikarenakan bias nya cara Google crawler [...]
October 26th, 2007 19:28
[...] akan hilangnya Google Pagerank (No More Google PageRank?), aksi Google memerangi Paid Links (Google Against Paid Links), sampe ke teknik SEO seperti Hidden Links. Semuanya akhirnya bermuara pada peringkat Pagerank [...]
June 15th, 2008 14:50
Untung nggak main paid links
June 24th, 2008 09:21
[...] yang sudah sering dibahas bahwa Paid Post/ Paid Review adalah sesuatu yang diharamkan oleh Google. Dan untuk mengindarinya, anda dapat berusaha mengakalinya and make your Paid Review safe for [...]
January 13th, 2009 08:36
mau tanya, apakah dengan penggunaan xml akan menurunkan ranking di google ? karena web saya setelah saya ubah dari html menjadi xml rangkingnya turun drastis..
February 9th, 2009 07:20
Anyway Alexa Rank blog ini bisa menembus #84, GILA!! salam kenal aja yaa…
Sanny Rizky Jatnika