Penyerangan terhadap Jemaat HKBP, terjadi Lagi??!?!
Entah setan jenis apa lagi yg sedang merasuk di pikiran gerombolan yang mengaku sebagai pembela agama ini, FPI dan rekan sekandangnya FUI kembali melakukan penyerangan terhadap jemaat gereja HKBP Pondok Timur. Hampir setiap minggu jemaat HKBP ini selalu menjadi incaran gerombolan yang selalu berbuat anarkis ini, dan anehnya pemerintah sepertinya tidak tegas dalam hal ini. Diskriminasi dalam bidang agama memang telah lama dirasakan oleh hampir seluruh umat Kristiani di Indonesia dari berbagai sendi kehidupan bernegara, tapi apa sampai harus ditambah lagi dengan tindakan kekerasan??
Jemaat HKBP Pondok Timur memang telah lama bergumul dengan keberadaan gereja mereka yang selalu diusik keberadaanya oleh orang2 yang tidak senang. Dan pada tanggal 8 Agustus, mereka diserang kembali.
Berikut laporan yang saya kutip kompilasinya dari Detik.com dan sumber berita online lainnya:
Menurut Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Imam Sugiyanto, kisruh ini dimulai ketika 700 warga dengan anggota ormas Forum Umat Islam (FUI) Kecamatan Mustika Jaya, membuat pagar betis di lahan kosong di Ciketing Asem. Mereka membatasi supaya jemaat tidak beraktivitas di lahan kosong itu.
“Pukul 08.00 WIB pendetanya datang, kita himbau jangan kebaktian dulu,” kata Imam.
Karena jemaat bersikeras, akhirnya polisi yang hanya 500 personel, terjepit antara 700 warga dan 30-an jemaat. “Terjadi dorong-dorongan, sehingga jemaat kita evakuasi ke arah selatan,” jelasnya.
Saat itu situasi sempat kacau karena warga sempat mengejar jemaat.Menurut Manajer Program Setara, Ismail Hasani, saat terjadi pengejaran dan pemukulan terhadap jemaat HKBP, polisi tidak memberikan perlindungan yang memadai. Dengan jumlah 100-an aparat di bawah komando Kapolresta Bekasi, semestinya polisi mampu menghalau serangan massa yang berjumlah sekitar 150-an orang.
“Tidak ada alasan bahwa aparat tidak mencukupi dalam peristiwa ini. Yang jelas pendeta dan sekitar 11 jemaat mendapati serangan dalam bentuk pemukulan dan pengejaran dari warga,” katanya.“Saat di jalan mau pulang itulah, massa FPI mengejar kami dan melakukan pemukulan. Situasi saat itu mulai rusuh. Saya melihat langsung di depan saya seorang ibu dipukuli oleh FPI,” ujar Hendrik Siagian, pendamping jemaat gereja HKBP menjelaskan situasi saat itu.
Beberapa menit kemudian, massa FPI langsung membubarkan diri. Penyerangan oleh massa FPI tersebut mengakibatkan belasan jemaat luka-luka akibat pukulan. “Kebanyakan yang jadi korban adalah ibu-ibu,” tandasnya.
Hendrik menduga penyerangan tersebut merupakan skenario yang dibuat oleh pihak kepolisian dan FPI. Alasannya, saat massa FPI berdatangan penjagaan polisi tidak ketat. “Pagar betis polisi rapuh, tidak dalam posisi melindungi jemaat saat massa menerobos. Polisi seperti menyerah. Seharusnya kan polisi sudah mempersiapkan itu,” tegas Hendrik.
Baca juga: Pendeta HKBP Pondok Timur Ditampari Oleh Pendemo
Bisa dibayangkan, jumlah gerombolan 700 orang sedangkan jemaat hanya 30 orang, dan parahnya jadi korban paling banyak adalah ibu-ibu dipukuli. Tragis, ini gerombolan banci kah??
Saya tidak tahu apakah ini harusnya disesali, tapi.. sayangnya.. ya sayangnya… tidak ada satupun ayat dari Alkitab yang memfatwakan umat Kristen untuk membalas perlakuan anarkis dari saudara-saudara yang tidak seiman ini. Dan itu akan tetap dipegang teguh oleh umat Kristen yang benar2 meyakini kebenaran firman Tuhan didalam Alkitab.
Saya tidak bisa bayangkan jika sempat ada ayat2 perang atau permusuhan di Alkitab, seperti di kitab suci umat lainnya. Entah akan jadi apa dunia ini.
Saya bersyukur saya tidak menemukan ayat permusuhan terhadap umat lain di dalam Alkitab khususnya Perjanjian Baru, thanks God!
Dibalik keteguhan hati dan kekuatan iman mereka, Tuhan tetap punya rencana yang terbaik buat jemaat Gereja HKBP Pondok Timur, untuk kemuliaan namaNya.
Thank you for reading this post. You can now Read Comment (1) or Leave A Trackback.
Post Info
This entry was posted on Sunday, August 8th, 2010 and is filed under Agama, Thought.Pencarian untuk artikel Penyerangan terhadap Jemaat HKBP, terjadi Lagi??!?! adalah : penyerangan hkbp (49), Penyerangan Jemaat HKBP (16), penyerangan hkbp bekasi (13), penyerangan gereja hkbp (13), pemukulan jemaat hkbp (10), jumlah jemaat hkbp (9), hkbp vs fpi (9), jemaat hkbp (8), kekerasan FPI terhadap HKBP (7), pemukulan hkbp (6), penyerangan terhadap jemaat hkbp (5), penyerangan terhadap Gereja HKBP (5), pemukulan jemaat hkbp oleh fpi (4), kekerasan terhadap jemaat hkbp (4), suraja.web.id (4), video penyerangan hkbp bekasi (3), Serangan massa OkP terhadah jemaatHKBP Bekasi Timur (3), Diskriminasi agama HKBP vs FPI (3), penganiayaan terhadap gereja HKBP (3), penyerangan terhadap HKBP (2),. You can Leave A Comment, or A Trackback.
Post Sebelumnya: Ariel, Tifatul dan Penyaliban Yesus »
Post Selanjutnya: Tandingi Pembakaran Alquran, Patrick Mahoney Bagikan Alquran »
- Indonesia Mengemis Kata “Maaf” Koran Kompas hari ini (3 September 2007) hal.6 bertajuk "Jangan Lagi Mengemis Kata "Maaf" ditulis oleh Herry Tjahjono (Corporate Culture
- Silahkan Bakar Gereja, Anda Mungkin Masuk Surga Sebenarnya saya terkejut dengan data yang dikeluarkan oleh Pusat Data dan Analisa TEMPO yang bertajuk "Perusakan dan Penutupan Gereja di
- SEO Teknik Hidden Links Saya yakin banyak yang sudah mengetahui mengenai teknik Hidden Links dan pengaruh buruknya terhadap SEO. Ternyata batasan mengenai Hidden Links
- Rasa Sayange, Lagu Kita! Tak cukup sepertinya Malaysia merongrong kehormatan negara kita dengan kasus-kasus pelecehan terhadap para TKI (baca Indonesia Mengemis Kata “Maaf”), kali
- Enterpreneur dalam Perusahaan, Beresiko? Tidak dipungkiri bahwa terkadang keberadaan seorang enterpreneur sebagai pegawai dalam sebuah perusahaan terkadang dapat menjadi bumerang bagi perusahaan tersebut. Bahkan






September 14th, 2010 12:43
Sempat panas melihat perlakuan terhadap jemaat hkbp bekasi …
Kebebasan beragama dalam beribadah adalah hak mutlak, diskriminasi agama hanya krn minoritas adlh tindakan yg salah …
Tapi satu hal yg saya dan pasti orang kristen d dunia yakini adalah, pembalasan adalah hak Tuhan dan segala yg terjadi adalah kehendak - Nya dan semua akan indah pada waktunya …