Enterpreneur dalam Perusahaan, Beresiko?
Tidak dipungkiri bahwa terkadang keberadaan seorang enterpreneur sebagai pegawai dalam sebuah perusahaan terkadang dapat menjadi bumerang bagi perusahaan tersebut. Bahkan di beberapa perusahaan tertentu, orang-orang dengan semangat enterpreneurship tinggi, tidak diterima kerja. How come??
Alasan utama adalah kekhawatiran terhadap para enterpreneur untuk melakukan “copy paste” kegiatan perusahaan, mendirikan perusahaan sejenis, bahkan kemungkinan lebih buruk lagi, menjadi kompetitor!
Kekhawatiran tersebut cukup beralasan, tapi apa segamblang itukah permasalahannya? Apakah seorang pegawai yang berjiwa enterpreneur akan semudah itu menjiplak?
Sifat utama dari seorang enterpreneur adalah sibuk mencari peluang. Geliat emosi ini akan menjadi semacam beban bagi mereka jika mereka menjadi pegawai.
So, why don’t you let that enterpreneurship spirit pops up on your own company? Anda dapat memberi kesempatan kepada mereka untuk mencobakan ide dan semangat enterpreneurship mereka dengan membuat semacam “business unit” di perusahaan anda. Dengan cara ini anda dapat menampung ambisi pegawai yang berjiwa enterpreneur. Keinginannya untuk mendapatkan “uang lebih” daripada sekedar gaji pun perlu diseimbangkan dengan resiko yang ditanggung dan diperhitungkan.
Dapat dilakukan re-evaluate terhadap beberapa variable bisnis seperti keuntungan mikro dan kemungkinan ekspansi usaha.
Yeah, why not?
Thank you for reading this post. You can now Read Comments (6) or Leave A Trackback.
Post Info
This entry was posted on Saturday, March 24th, 2007 and is filed under Bisnis, Thought.Pencarian untuk artikel Enterpreneur dalam Perusahaan, Beresiko? adalah : enterpreneur (172), pengertian enterpreneurship (8), enterpreneurship kesehatan (3), karakteristik Enterpreneurship (3), Fajar suryotomo (2), Enterpreneur dalam Perusahaan, Beresiko? (2), enterpreneurship kesehatan 1 (2), perusahaan beresiko (2), enterpreneur (2), visi,misi dan tujuan perusahaan LG (2), artikel enterpreneurship (2), pengertian enterpreuner dalam usaha (2), karakteristik enterpreneur (2), donny suryotomo (1), enterpreneurship artikel (1), Bisnis Fajar suryotomo (1), dating Hormat kami (1), contoh kasus yang beresiko dalam sebuah perusahaan (1), artikel tentang enterpreneurship (1), artikel enterpreneur (1),. You can Leave A Comment, or A Trackback.
Post Sebelumnya: Perbedaan Favourite dan Favorit »
Post Selanjutnya: Partai PKS atau PSK? »
- Google Rebutan Domain Gmail China Ini kasus menarik yang melibatkan Google si raksasa internet dengan salah satu perusahaan IT nya China yang berpusat di Beijing,
- Menjadi seorang Problogger Pagi ini sambil nunggu koneksi ftp ke servage lancar lagi, iseng-iseng blogwalking ke beberapa website blogger Indonesia. Sedikit terkejut mendapati
- Ajari Kami Memahami Kenaikan BBM Kenaikan BBM menjadi semacam polemik berkala di negara kita, setiap tahunnya pasti akan terjadi kenaikan harga BBM dengan berbagai alasan.
- NAMRU, Dinas Intelijen Berbulu Riset Kesehatan? Ternyata semangat nasionalis terlalu dominan dalam menimbang keputusan mengenai kelanjutan berdirinya NAMRU di Indonesia, meninggalkan pertimbangan semngat keilmuan dan nilai-nilai
- Pencairan Paypal Indonesia ke Kartu Kredit BCA Berikut saya tuliskan pengalaman saya untuk pencairan Paypal Indonesia menggunakan kartu kredit BCA, semoga dapat membantu rekan internet enterpreneur lainnya





March 24th, 2007 18:48
halo, suraja… webnya menarik banget, baik isi maupun maupun desainnya. salam kenal ya!
March 25th, 2007 03:56
Ooo… begitu ya, pantes gw nggak pernah dipanggil lagi kalo abis interview, soalnya pas ditanya gw suka bila “disini saya mo belajar nantinya mo dirini company sendiri” lol
yaudah susah bener, setup sendiri aja ah…
March 25th, 2007 04:09
Iya emang baiknya bikin own company, kepuasan mendapatkan uang bukan semata-mata pada nominal, tapi pada bagaimana cara mendapatkan uang tersebut, tul gak yah hehehe..
Lam kenal buat temon and oink, u both have great blog content and design
April 14th, 2008 04:36
Ehm kalau saya sih maunya dua-duanya jalan …
walau mbah purdie bilang kalau mau kaya jangan lam-lama jadi karyawan…sy lebih milih lama jadi karyawan dan kaya jadi pengusaha juga he he…..
Yang penting bisa saling memenfaatkan betul gak pak ?
July 13th, 2008 18:30
Tanpa mengurangi rasa hormat kami, sudilah kiranya Bapak untuk melihat/berkunjung di website kami :
http ://suryotomo.blogspot.com
Jikalau sekiranya program kerja, visi / misi, maupun tujuan mulia saya ini sepaham dan dinilai Bapak sekalian baik, nantinya saya sangat mengharapkan partisipasi, bantuan maupun dukungan dari Bapak Sekalian.
Sebelum dan sesudah kami Haturkan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya.
Salam Hormat,
(Fajar Suryotomo)
February 5th, 2010 02:20
[...] Enterpreneur dalam Perusahaan, Beresiko? [...]